For all of the person in my life…

May 18th, 2007 by siapapun

This is my favorite poem, of life and hope…I’d like to
share these with people who has been significant part of my ongoing
life - those who have shared their wisdom, passion, hope, love,
strength, tears, warmth, dream, laughter, and mostly, their genuine
heart. There will be no enough thank you, no enough i love you and no enough smiles to express how happy and grateful I am to have such persons as one from many God’s most precious gifts for me :)

For all of u guys…

If

If you can keep your head when all about youAre losing theirs and blaming it on you;If you can trust yourself when all men doubt you,But make allowance for their doubting too;If you can wait and not be tired by waiting,Or being lied about, don't deal in lies,Or being hated, don't give way to hating,And yet don't look too good, nor talk too wise:

If you can dream -- and not make dreams your master;If you can think -- and not make thoughts your aim;If you can meet with Triumph and DisasterAnd treat those two imposters just the same;If you can bear to hear the truth you've spokenTwisted by knaves to make a trap for fools,Or watch the things you gave your life to, broken,And stoop and build 'em up with worn-out tools;

If you can make one heap of all your winningsAnd risk it on one turn of pitch-and-toss,And lose, and start again at your beginningsAnd never breathe a word about your loss;If you can force your heart and nerve and sinewTo serve your turn long after they are gone,And so hold on when there is nothing in youExcept the Will which says to them: "Hold on!"

If you can talk with crowds and keep your virtue,Or walk with kings -- nor lose the common touch,If neither foes nor loving friends can hurt you,If all men count with you, but none too much;If you can fill the unforgiving minuteWith sixty seconds' worth of distance run --Yours is the Earth and everything that's in it,And -- which is more -- you'll be a Man, my son!

Aneh….

May 18th, 2007 by siapapun

Aneh…

I hate being poster child yet I seemed to start becoming one
I hate disloyalty yet I have swing stance-less relationship(s)
I hate veggies yet I start to eat a lot of it..
I love my messy room yet eventually I’ll always end up tidying it up
I hate affairs yet all of relationships now are affairs..

Wini…kamu kenapa???

ga mesti milikin kan?

May 9th, 2007 by siapapun

sayang bgt sama seseorang ga mesti berarti memiliki orang itu…loving is giving, not possessing and demanding…

sayang bgt sama seseorang ga mesti berarti memiliki orang itu…we have to take reality into account…

gw ga ngerti apa semua itu cuma self-justification ato emang gw ga punya nyali buat another relationship (considered my two failed relationship..) ato emang gw kaya gtu…

boleh jadi egois ga sih? gw sayang sama seseorang, dan gw ga pengen fall into relationship..gw cuma pengen sayang sama orang itu. full stop.

jadi…ga mesti milikin kan?

…..

May 9th, 2007 by siapapun

Aku…tunggu kamu.

(Kamu tahu siapa kamu)

Setelah sekian lama…

May 7th, 2007 by siapapun

Setelah sekian lama…ga nge blog…(emang dasarnya wini=anak males..)
Setelah sekian lama..banyak bgt yang berubah…
Gw ga cengeng lagi..
Gw da mau maju TA
Gw ketemu ma temen lama…bgt yg nyempatin dateng ke Jogja..
Gw da ga jadian lagi…(Single..dikutuk ga boleh jadian)
Gw dapet 27temen baru di HYLI..
Gw dapet temen baru di eco minds..(dan bakal lebih bnyk lagi)
Gw bakal ngewakilin Indo di another forum called Bayer Eco-minds di thailand..(bisa ketemu ma Thai’s HYLIans ga ya??)
Gw jadi ga segendut dulu..(Halah! cuma turun 3kilo!)
Gw udah menyelesaikan masalah deadline TA ma orang schlumberger..mereka mo nunggu til august…(PHEW!)
Gw jadi bisa bikin essay and paper yg bagus..(Thanx to Wain!)
Gw udah bisa masak..(mayan lah..untung ada dapur nya adit,mas iyan and indra :D)
Gw jadi tambah item.. (hueeee..apa yg salah ya???)
Gw jadi bisa cope dgn loneliness (gaya! pdahal si..masi aja sering kesepian!)
Gw dah tau gw mau jadi apa kedepannya..(jadi presiden??hhee..ga deeng, ngga…)
Gw dah punya rencana jangka panjang 5 tahun ke depan..(ini beneran)
Gw dah bisa nulis puisi lagi..setelah sekian lama ga megang pena dan buku puisi..akhirnya..si ‘ide’ dateng lagi…thanx to someone who made me can write again..(padahal si orangnya juga ga tau! paraaaah…)
Gw dah punya sambungan internet dan TVkabel ke kost..(biarpun gw jadi miskin..huhuhu..demi chat ma anak2 HYLI..dilakonin deh!)
Gw da masuk vocal class - tapi skarang lagi males..
Gw jadi tau klo gw emang ga bisa bohong ma diri gw sendiri - apalagi masalah feeling
Gw jadi tambah sayang ma keluarga gw..
Gw jadi tmbah sayang ma anak2 JDF n ama JDF..
Gw jadi bangga banget ma EDS UGM + sejuta prestasinya akhr2 ni
Gw jadi bisa makan sayur..
Gw masi bego kalo soal beresin kamar
Gw jadi pengen ke ujung kulon..ke kalimantan..
Gw jadi tau, kalo sayang sama seseorang ga berarti harus milikin orang itu…

Gw jadi..lebih ‘Wini’

:)
Setelah sekian lama…

December 8th, 2006 by siapapun

Be careful with your wish..

ga pernah ngira klo quote diatas emang bener…tapi ga pernah ngerasa klo impian yang terkabul itu rasanya sesakit ini…

Working in Schlumberger (read : slumberzee) is a dream for me. I’ve lived thru my high school and varsity years with a story from a cousin worked there as a field specialist, and what i can tell is that the job of field engineer thrills me most. From the training, the chance to go to every corner of the world (which have oils, of course), to continue my study abroad, working on the field which require a blends of physical, mental, practical and theoritical skills (which then I found as a job which dig the all of human potency the hell out of you), to the proper salary (which’s BIG for indonesia’s standard)… I really dreamed of getting the job.

But not about getting the job TOO FAST. I know I shud be thankful for passing the recruitment, interview, and now on the progress on med check up to see whether i’d be available to work on the field or not. They even acknowledge my still-on-the-7th-semester condition, and said that they’d wait till I graduate. In May.  MAY. It means :
1. Deadline for my final project bcome earlier, and I hafta put a really extra work on all things (not to mention those HYLI on Hanoi that surely would be an extra shortcomings…)
2. I start to count the days…………of when i have to leave this cute nice lil city, my community and friends…(still, even if I can keep in touch on line, it all would be different….

(terusin lg nanti ah…………males.)

All Goods And Bads…

October 3rd, 2006 by siapapun

Bulan Ramadhan memang luar biasa…

Bukan hanya  tipikal berkah dan keagungan yang udah sering banget kita denger dari ceramah tapi ga pernah masuk ke hati *pengalaman pribadi* …Ramadhan punya rahasia nya sendiri.Tapi kalo mau aga diresapi, Ramadhan memang berbeda buat setiap pribadi.

Buat saya, Ramadhan itu….thrilling. Banyak banget hal buruk (Bad news come first, eh?) yang terjadi, yang kadang saya sampe takut sendiri, saya kuat ga ya ngehadapinnya? Bisa ga ya saya tetap mendoakan yang baik2 buat si penjahat ? (Baca Postingan "CoWarDs" sebelumnya). Hal2 buruk ini ternyata cuma menunjukkan satu hal : Bulan ini emang bener2 Bulan Ramadhan, dimana manusia diuji,diingatkan,dan dicoba. Simply karena ini bulan rahmahNya, ia mengabulkan semua do’a saya untuk jadi orang yang lebih sabar n kuat…dan Ia mengabulkannya dengan mencoba saya. Tapi tidak semua pengabulan dan pertunjukkan live dari kasihNya berupa air mata, kemarahan yang hanya bisa tertahan di hati (kan puasa… sabar2), serta peluh lelah. Ia amat baik. Banyak banget kasihNya yang terwujud dalam hal2 yang membuat saya tersenyum gembira, lalu membisikkan syukur. Banyak banget berkah… Mulai dari GIS extension saya yang diapprove (Gosh…Money DOES matter for anak kuliahan…Tapi sayang bgt buat yg di jogja ga dapet kelanjutan kursus jerman…hiks!), Pers Conference HYLI tanggal 16 di Jkt yang memungkinkan saya ke Jakarta (mudik pulang bow…) gratis, n kmaren yang somehow it was a huge thrill, gimana gw ditelpon radio swaragama gara2 kepilih hari itu bwat acara Swaragama, 2 Okt 2006 Called "Pancaran Cantik Kerudungmu" , bersama Sunsilk Clean & Fresh. Katanya sih, ini tuh Acara buat cewek untuk memberikan apresiasi kepada sahabat atau keluarga – yang menurutnya memiliki kecantikan ideal lahir batin sebagai seorang muslimah - khususnya dalam memaknai kerudung sebagai bagian dari ibadahnya. Yang ditelpon dapet sejumlah uang *rahasia lah berapa*, n klo kepilih dapet grand prize, bisa dapet tabungan umroh *ngiler mode on*..doain aja lah. Anyway, that’s not the matter I wanna highlite most. Saya dicalonkan (kya…senangnya ^_^) sama temen elins 03 saya, Retno. Hue…senangnya pas sore2 lg ngabuburit ditelpon swaragama n ditanya2 seputar jilbab. Tapi yang paling thrilling adalah saat mereka tanya alasan saya pake jilbab…Dan saya ga tau kok bisa saya jawab kaya gini ya…

Saya bukan orang yang sempurna. Dulu saya befikir, you have to be perfect to wear veil, udah mesti alim banget, ga boleh malu2in jilbabnya. Sampe saya akhirnya tahu (dan baca dari satu kutipan ga tau dimana, lupa..). Pake jilbab bukan berarti mengakui diri anda sebagai seorang suci yang jauh dari dosa dan dituntut untuk selalu suci…Keberanian untuk pake jilbab adalah keberanian untuk mengakui bahwa diri kita adalah seorang pendosa, dan, kita secara sadar, berusaha mengakui dosa kita dan pelan pelan memperbaikinya…

Jilbab seharusnya menjadi pembebas seorang wanita, bukan pengekang wanita dalam menjalani hidupnya… Seperti halnya Ramadhan, bukan bulan yang mengekang manusia ga boleh gini gitu,tapi bulan yang secara pribadi dalah untuk kita pribadi renungi dan syukuri, tidak peduli itu harus dengan senyum atau air mata, with all goods and bads happened…sehingga nantinya setelah Ramadhan, kita akan bisa bilang "Dude, with all goods and bads,It was A HUGE thrill…."

Alhamdulillah…

(Everyone, biarpun telat, have a blessful Ramadhan ya…)

CoWaRdS!!!

October 1st, 2006 by siapapun

Title ini minjem title of some controversial email in the JDF milis ttg suatu issue EDS UGM, BUT sekali lagi, isi postingan berikut ga da hubungannya samasekali dengan JDF, ama internal affair EDS UGM, Fajri’s email, Nando’s response, Sani’s new board, ato malah dengan sapi…(Cow=sapi?!)

No. Tapi postingan ini adalah suatu surat terbuka buat seseorang penelpon gelap yang udah dengan tidak bertanggung jawab neror rumah gw di Bekasi. Seorang Coward a.k.a Pengecut, yang bersembunyi di belakang anonimitas dan semua kebohongan…

Dear Coward,

Dimulai dari hari kamis malem. anda menelpon ke rumah saya di bekasi, mengaku sebagai PUTRA anak elins s1 satu angkatan diatas Ardi a.k.a Aje (this one is my boyfriend). Analisa dari kalimat ini : Kalkulasikan–> Aje angkatan 2002 which is angkatan pertama s1 elins di UGM, dia ngaku satu angkatan diatas which mean 2001, dan GA ADA angkatan 2001 elins s1.At this point, you lie. And cowards always lie and hide beyond anonymousity. Kedua, ngaku namanya PUTRA. Well, putra itu cuma ada di elins 2003 (2004 kebawah gw ga ngurusin…) dan yang namanya putra adalah temen baik saya, dan saya sudah confirm perbuatan anda yang mendiskreditkan image dia dengan menggunakan namanya ke orangnya secara langsung. Btw, saya tahu alasan anda memakai nama ini.I really do. (Tenag Put, lo ga da hubungannya kok)

Ada beberapa hal dari telpon gelap anda. Pertama, anda mengatakan pada orang tua saya kalo hubungan saya dan pacar saya (aduh, ga suka gw pake kt2 "pacar".) di jogja sudah melampaui batas, dan menuduhkan kalo kami sering melakukan perbuatan tidak senonoh. Lalu anda mengatakan kalo anda dulu adalah orang yang pernah menyukai saya, karena itulah anda berbuat seperti ini. Maaf saja, tapi saya merasa di violate, dan Islam membolehkan orang yang ter violate untuk membela diri, fair and square, tidak dengan cara pengecut seperti yang anda lakukan.Dan postingan ini salah satu cara saya. Yang lain? nanti anda rasakan sendiri… Pertama, tentang perbuatan *tidak senonoh (disingkat PTS)*. Anda TIDAK BISA membuktikan kepada orang tua saya kapan dan dimana. Anda hanya mengatakan ini semata2 berdasar asumsi, yang entah itu kesimpulannya anda tarik sendiri (mungkin anda tidak pernah melihat saya di kost, ato anda melihat saya pulang malam…Duuudee, U dunno what I did outthere!), atau dari orang lain (yang mungkin juga se COWARD anda). Dan orang tua saya jauh lebih mengenal saya dan Ardi daripada anda. Duh, anda kira hubungan kami main2? No! Ardi dekat pada keluarga saya, dan begitupula sebaliknya. Kami sudah berkomitmen secara terbuka, dan yang terpenting, kami berdua JUJUR. Sehabis black phone anda, Ayah saya mengkonfirmasi hal ini ke saya dan Ardi. Dan kami berkata jujur. Saya dan Ardi juga mengkonfirmasi hal ini ke ortu-nya pada akhirnya. Dan lagi, heloooo….apapun kami lakukan, even if (biarpun nggak) kami melakukan *PTS* yang anda tuduhkan tadi, apa urusan anda? itu tidak menyakiti anda, dan tidak ada hubungannya dengan anda secara personal. Dude, just stay out of me and my business. Pake menghina2 saya dengan sebutan yang ga pantas lagi.Mengenai dulu anda pernah menyukai saya, telepon gelap anda bahkan membuktikan bahwa: 1) Anda bohong. Sebenarnya anda tidak pernah menyukai saya, karena kita TIDAK mem black mail orang yang kita (pernah) suka. 2) kalopun asumsi 1 salah, berarti anda menyukai saya dengan cara yang CHILDISH, tidak dewasa, dan salah. Kenapa? karena memblack mail saya justru membuktikan, anda adalah seorang COWARD yang, sayangnya, tidak pantas dan tidak akan saya sukai.

Kedua, hal yang anda singgung dalam telepon gelap ini adalah tentang saya berhutang kepada anda Rp.75.000 dan juga banyak berhutang kepada teman2 saya yang lain. Oke, akan kita analisa juga perkataan anda ini. Yang pertama, saya yakin kao anda bukan seorang gentleman. Kenapa? karena cuma masalah hutang Rp.75.000 aja sampe dibawa2 ke ortu saya, padahal anda TIDAK PERNAH menghubungi saya untuk menagih hutang tersebut (IF THIS LOAN WERE EXIST. Karena, ya saya ga tau dong, pernah ngutang ke anda apa nggak, kalopun saya pernah dan lupa, anda TIDAK PERNAH menagih langsung. Dan bukannya menagih langsung, anda malah nelpon ortu saya . Apa namanya kalo bukan COWARD ?? Ok, sekarang kita lihat reaksi ortu saya (in this case, my lovely father) atas topik kedua ini


Coward    :
bla bla bla…wini ngutang 75.000 bla bla… sama yang laen utangnya jg banyak tapi dia ga peduli, bla bla (trashing….)

My Dad     : Oke. Sekarang berapa nomer account anda dan bank apa? saat ini juga saya akan langsung transfer. Dan tolong sebutkan nama orang2 yang wini punyahutang ke mereka, biar saya tanya wini. Atau kalo perlu nomer telponnya,biar saya bisa langsung tanya mereka nomer account-nya 

Coward    : Lho kok jadi bapak yang tanggung jawab?

My Dad     : Kamu ini bodoh ato apa sih?  (translated, in english version at that time).    Wini itu putri saya, dan dia tanggung jawab saya, termasuk semua hutang yang dia punya. Sekarang berapa no. account anda?

Coward     : …………… (nutup telpon)

BASI. Keliatan banget dari pembicaraan diatas, betapa Pengecut nya anda. Kalopun tujuan anda nelpon ke rumah saya adalah agar anda memperoleh uang anda kembali (yang saya percaya, bukan itu tujuan anda), kenapa anda tidak menyebutkan account anda? Dan kelihatan banget kalau anda itu BODOH. Ayah saya (dan keluarga saya) solid. Pertanyaan anda "Lho kok jadi bapak yang tanggung jawab? " menunjukkan anda bodoh. Atau mungkin, anda memang saat itu terlalu kalap dan panik mendengar betapa tenangnya reaksi ayah saya, dan sadar kalo rencana busuk anda untuk menjelekkan saya gagal? Ya iyalah ayah saya masih bertanggung jawab atas saya (plus hutang2 maya yang anda sebutkan tadi), wong saya belum married… ^_^ *pengen married mode on*

Coward, listen. Apapun motif anda melakukan hal ini, saya sadar kalo ini semua terjadi atas izin Allah…dan mungkin ini jawaban do’a saya saat saya memohon dikuatkan. Allah menguatkan dan mengingatkan saya lewat anda dan kepengecutan anda. Saya mendoakan anda diberi hati yang lapang dan tidak sesempit saat anda memblack mail saya.

Coward, listen (lagi). Agama saya membolehkan saya untuk membela diri, secara fair and square, saat saya di violate,saat nama saya dicemari. Postingan ini salah satu cara saya. Anda akan tahu cara saya yang lain. Pastinya, saya 80% yakin saya tahu siapa anda. Dan atas izin Allah, 20% bukti akan segera terungkap. Anda bisa menutupi bangkai, tapi tidak baunya.

Coward, here’s the thing. Apakah anda tidak muak saat saya sebut anda "COWARD" alias pengecut ? Kalo anda bukan pengecut, temui saya. Kalau anda punya masalah dengan saya, baik itu hati yang tersakiti ataupun hutang, temui saya. Insya Allah saya rela meminta maaf kalau saya salah, dan membayar hutang kalau saya berhutang. Easy,coward. Anda dapat bertemu dengan saya tanpa takut. Agama saya tidak mengajarkan saya untuk mendendam dan membalas sakit hati dengan cara licik. Saya hanya ingin bicara hati ke hati dengan anda, meminta maaf apabila ada salah dan sakit hati, serta berintrospeksi.

Regards,

Wini

(yang tahu kalau anda juga tidak membalas salam (Assalamualaikum) saat menelpon ke rumah, dan yang juga tahu suku dan karakter suara anda yang agak "bencis" , dan yang juga tahu latar belakang ekonomi anda)

pS: Coward, anda juga tidak membalas sms saya, padahal saya tahu anda tidak pernah kehabisan pulsa…..Kalau anda bukan "si Coward" yang saya maksud, kenapa takut membalas sms bernada amat sangat netral seperti itu? U know what I mean.

Semoga kita semua Termaafkan………
Amien.

-Messy Me!-

September 18th, 2006 by siapapun

My Dearest Lover, Allah…..

Hiks! banyak banget yang mesti di selesaiin…laporan KP di Siemens, proposal tugas akhir, cari tema, belum lagi rencana kursus prancis, n persiapan bikin paper HYLI…..mana kos2an lagi messy2 nya..!!

Duh Gusti…Kuatkan hamba-Mu…

-StanCe-

September 18th, 2006 by siapapun

EDS.

I don’t wanna hurt…or backstab, or even ruin the whole system which were exist. I do believe you all guys do have idealism and realism, and I do believe that we all have our own reasons why we should stand up for something.. I believe we all have our own aim, and it is a good one. we just have different way. What is so wrong with that? Guess you’ve been so dissapointed, guess you think I betray you…guess you think "hell, where is the person that I’ve helped, that I’ve mentored, that I’ve assisted???!!". Guess you’ve felt backstabbed. Guess you want a revenge. I know it.

I’ve spent many night try to deal with the struggle of exhaling confusions and hestitations and problems and wounds. Yet now I inhale peace. Simply because I have my reasons.

Spent so many months dissapearing, and not coming to any occasion ya held. Why? because I feel something wrong. Because I feel rejected. Because I feel tired of prooving my self good, yet you talked behind me how bad and incapable I am. You told people how you must supported me and covered me yet I’d be fall. How without you I am none. If I was that bad, why you didn’t shout that at my face? that would be better than said that behind me. Why? Because I feel dizzy on one very strong group which judge,eliminate and decide. I know you do it for society’s sake, for a name, for achievements.. confuse, wait for the time when you’ll say that "hey, you’re in"  . Or waiting for the time when I am no longer a part of it. I know you’re hell good. brilliant. I wouldn’t doubt that… but without a new tought and chance, the brilliant would remain you.yourself.

I haven’t came to the pot for such quite a while. But once I came, I support your rival. Only by a voice, only by a name on a paper. You might think, how come someone who dissapear then have a right to vote? to indirectly decide?and this person choosed my rival?… I never even taught that on that day, I’ll do that. I never have any plans or missions to do with your rival if he’s elected. I purely support him just because the last speeches of both sides. Those told me all I wanted to know. Then I choosed.I have my reason. For like quite sometimes, I finally try a bit to follow what my mind have said. Then that’s it. The end of the friendship. Because I no longer shared the same point of view. I don’t know whether it’s friendship or only a mutual relation. ..

Maybe this is just a justification on what I did.

Maybe I just miss you. And the good time we shared.

Maybe I just too naif to hope that you will still listen on how I still love you. Or hope that everything will be the same old brand new…

Maybe I am too tired. Yet I exhale peace.

I’ve had enough.